AKHLAK TERHADAP ROSULULLOH
a.
Mencintai dan Memuliakan Rosululloh
Keharusan yang harus kita tunjukkan dalam akhlak yang
baik kepada Rasul adalah mencintai beliau setelah kecintaan kita kepada Allah
Swt. Penegasan bahwa urutan kecintaan kepada Rasul setelah kecintaan kepada Allah
disebutkan dalam firman Allah yang artinya: ‘’Katakanlah, jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara,
isteri-isteri, keluarga, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang
kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai,
adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dasn (dari) berjihad di
jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya. Dan Allah
tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik’’ (QS 9:24).
b.
Mengikuti dan Taat kepada Rosululloh
Mengikuti dan mentaati Rasul merupakan sesuatu yang bersifat mutlak bagi
orang-orang yang beriman. Karena itu, hal ini menjadi salah satu bagian penting
dari akhlak kepada Rasul, bahkan Allah Swt akan menempatkan orang yang mentaati
Allah dan Rasul ke dalam derajat yang tinggi dan mulia, hal ini terdapat dalam
firman Allah yang artinya: Dan barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul,
mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh
Allah, yaitu Nabi-nabi, orang-orang yang benar, orang-orang yang mati syahid
dan orang-orang shaleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya (QS 4:69).
c.
Mengucapkan holawat dan Salam
Mengucapkan sholawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW, sebagai tanda
ucapan terimakasih dan sukses dalam perjuangannya. Secara harfiyah,
shalawat berasal dari kata ash shalah yang berarti do’a, istighfar dan rahmah.
Kalau Allah bershalawat kepada Nabi, itu berarti Allah memberi ampunan dan
rahmat kepada Nabi Muhammad SAW.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar